Kontribusi investasi terhadap PDB terus meningkat. Artinya, investasi merupakan komponen paling penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia

Kontribusi investasi terhadap PDB terus meningkat. Artinya, investasi merupakan komponen paling penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia

@perekonomianRI-Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution dan Kepala BKPM Tom Lembong menjelaskan mengenai Online Single Submission (OSS) dalam acara Dialog Publik bersama Pelaku Usaha tentang OSS, Jumat (25/5), di Jakarta.


#UntukEkonomiIndonesia
1. Kontribusi investasi terhadap PDB terus meningkat. Artinya, investasi merupakan komponen paling penting untuk mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia. Untuk itu, pemerintah berupaya mereformasi perizinan berusaha untuk memperbaiki iklim investasi.
#UntukEkonomiIndonesia
2. Berikut konsepsi kebijakan Percepatan Pelaksanaan Berusaha yang diatur dalam Peraturan Presiden Nomor 91 Tahun 2017:
#UntukEkonomiIndonesia https://t.co/6sGXXqOmbM
3. “Sistem yg akan membuat proses perizinan berusaha ini selesai dalam waktu kurang dari 1 jam, rencananya akan diluncurkan akhir Mei 2018. Kita sedang dalam proses mematangkan soal SDM & struktur organisasinya di bawah BKPM. Begitu itu terbentuk, kita akan jalan,” ungkap Darmin.
4. Sistem OSS ini memang memiliki cakupan yg luas dan kompleksitas yg tinggi. Namun, pemerintah berkomitmen membangun platform nasional ini untuk memudahkan komunikasi & koordinasi antara pusat & daerah. Respon dari masyarakat pun positif terhadap upaya reformasi perizinan ini.
5. “Ini pertama kali dalam sejarah Indonesia. Satu negara ada dalam satu platform. Jadi upaya komprehensif dari pemerintah yang didukung oleh momentum positif di masyarakat ini harus kita jaga,” tegas Kepala BKPM Tom Lembong
#PercepatanBerusaha
#UntukEkonomiIndonesia
6. Dialog publik ttg OSS ini menghadirkan 2 narasumber yaitu Staf Khusus Menko Perekonomian Edy Putra Irawady & Ketua Persiapan OSS Muwasik M Noor, dengan dimoderatori oleh Kepala Biro Hukum, Persidangan, dan Humas Kemenko Perekonomian I Ktut Hadi Priatna.
#UntukEkonomiIndonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *