Image
Oleh : Administrator

BPM Medan Ajak Kaum Muda Geluti Usaha

Sabtu, 17-Desember-2016 16:05  |  Berita  

Badan penanaman modal (BPM) kota Medan mengajak kaum muda untuk menggeluti usaha.

Hal itu dinyatakan oleh BPM dalam acara kopi darat bersama wirausahawan di lantai 2 JM Bariani House Jalan Gagak Hitam No 88, Medan, Ahad (16/12).

Acara ini disasar guna menjalin tali silaturahim, sekaligus mempertemukan para pelaku usaha kreatif kota Medan dengan pemerintah dan jurnalis. Acara dikemas dalam bentuk diskusi dan tanya jawab seputar bisnis.

Konsulat Jenderal AS, Juha P Salim dan Konsulat Jenderal Malaysia, Norlin Binti Othman yang menyempatkan diri datang menberi sambutan. Tak ketinggalan hadir pula badan perencanaan daerah kota Medan, badan pelayanan perizinan kota Medan, dinas perindustrian dan perdagangan, badan penanaman modal dan promosi provinsi Sumatera Utara, Bank Sumut, BRI, Bank Mandiri, Cikal USU, Kamar Dagang dan Industri Kota Medan asosiasi-asosiasi usaha, dan mahasiswa EP USU.

BPM kota Medan menghadirkan pelaku usaha online seperti Kulinermedan.com, Kerjamedan.com, Lazada group, Clapham.com sebagai narasumber untuk berbagi pengalaman bisnis dan peluang bisnis di era internet.

Sekretaris BPM kota Medan Emir Mahbob Lubis mengatakan kegiatan ini sebagai wadah untuk silaturahim diantara BPM dan pelaku bisnis dalam menyikapi kendala-kendala yang dihadapi dalam dunia usaha. Selain itu juga kami mengundang dari negara lain untuk membuka peluang berinvestasi di kota Medan. Kita berharap negara lain mengajak para investor untuk mengelola sampah bervolume besar yang mencapai ratusan ton per hari. Ada dua bank yang hadir untuk diajak kerjasama membuka kemudahan dalam bidang usaha,” kata Emir

Cindy Lailani dari Clapham menyebutkan media online menjadi platform yang sangat relevan untuk berbisnis. Media menjadi sebuah wadah untuk melakoni bisnis, namun perlu membangun kerjasama melalui relasi atau jaringan sehingga bisnis berjalan dengan baik.

Clapham sendiri, terang Cindy, menyediakan wadah bagi para pelaku bisnis/usaha untuk menjalin relasi, tukar pikiran sehingga tumbuh ide-ide baru dalam pengembangan bisnis masing-masing.

Lebih jauh Cindy mengatakan, selain untuk pengembangan bisnis, pihaknya juga hadir untuk memfasilitasi para pengusaha untuk tidak bermain tunggal dalam berbisnis tetapi berkolaborasi.

Kerja-kerja kolaborasi diyakini lebih pamungkas dalam memajukan bisnis di masa kini dan masa depan. Kekuatan kolaborasi ini diamini oleh oleh Indra Halim penggagas Kulinermedan.com dan Hendrik dari Lazada.id.

Kehadiran situs Kulinermedan.com dan kerjamedan.com diperuntukkan guna menolong para pelaku bisnis kuliner dalam mempromosikan dan menolong pengusaha mencari karyawan yang andal dalam bekerja.

“Kulinermedan.com menjadi sahabat bagi pebisnis kuliner kota Medan dalam mempromosikan masakan dari setiap rumah makan yang telah kami kunjungi. Caranya mudah, kami hanya cukup mencicipi lalu difoto kemudian kami beri penjelasan singkat,” terangny Indra Halim.

Indra menilai media online mempunyai peluang besar sebagai wadah untuk mengembangkan bisnis. Menurutnya masyarakat pada umumnya telah memiliki alat komunikasi canggih sehingga bebas mengakses internet dan mendapatkan jutaan informasi. Tak heran jika pengikut postingan Instagram Kulinermedan.com telah mencapai 150 ribu setiap minggunya.

Kulinermedan.com terbuka untuk pengusaha kuliner yang berada di luar kota Medan untuk mempromosikan makanan khas dari setiap daerahnya.

Tidak jauh beda dengan Lazada grup. Flatform ini hadir untuk para usaha kecil menengah dan usaha besar. Manajer pemasaran Lazada Kota Medan Hendrik mengaku mereka selalu terbuka untuk siapa saja dan siap sedia menggandeng pengusaha menengah ke bawah maupun menengah katas untuk membantu promosi barang produk-produk UMKM. “Kami juga mengajak kaum muda untuk bergabung dalam bisnis online untuk mengembangkan jiwa wirausaha,” pungkasnya. (sumber: sorot daerah.com)