Image
Oleh : Administrator

Bersikap Profesional

Senin, 28-November-2016 17:04  |  Artikel  

Bicara tentang memajukan bisnis, erat kaitannya tentang bagaimana Anda menjaga brand Anda. Brand yang baik juga mengandung profesionalitas. Baik saja tidak cukup bagi seorang entrepreneur. Ia juga harus bisa dipercaya dan bida diandalkan dalam menjalankan bisnis terbut. Inilah yang disebut dengan profesionalitas.

 

Untuk menjadi seorang yang profesional, yang perlu Anda lakukan adalah memisahkan antara kepentingan bisnis dan kepentingan pribadi, antara persoalan bisnis dan persoalan pribadi. Selanjutnya, selalulah berupaya untuk mengenali situasi, manakah yang termasuk ke dalam situasi bisnis dan mana yang termasuk ke dalam situasi santai.

 

Sebagai contoh, sebagai seoang owner sebuah bisnis, tiba-tiba Anda harus mengunjungi ibu Anda yang sakit keras. Saat itu, Anda sedang tidak memiliki uang dan satu-satunya cara adalah dengan mengambil uang kas perusahaan. Apakah itu yang akan Anda lakukan? Secara profesional, Anda tidak boleh malakukan hal itu. Pertama, keuangan Anda akan kacau balau. Kedua, Anda sudah melecehkan bawahan Anda, yaitu akuntan yang mengelola keuangan usaha Anda. Selagi masih bisa diatasi dengan cara lain, sebaiknya hindari.

 

Sekali Anda melakukan pengecualian, Anda akan terbawa oada kasus-kasus berikutnya. Dalam membangun usaha, Anda akan menemukan banyak kasus dimana Anda dituntut untuk tetap pada track Anda.

 

Contoh lain yang juga akan sering dihadapi oleh para pengusaha adalah ketika diperhadapkan dilema, apakah harus meng-hire saudara sendiri padahal ia tidak kompeten, atau orang lain yang sesuai dengan kebutuhan.

 

Yang perlu Anda ingat adalah, urusan pribadi biasanya melibatkan perasaan/emosional. Biasanya Anda akan mudah terhanyut dan ingin segera menyelesaikannya. Pastikan Anda menjaga diri untuk tetap bisa dengan jernih melihat duduk perkara dan menggunakan rasio Anda. (eka/dari berbagai sumber)