KANTOR PENANAMAN MODAL KAB. LAMPUNG TIMUR KUNJUNGI BPM
|
investmedan.com - Delegasi Kantor Penanaman Modal (KPM) Kabupaten Lampung Timur melakukan kunjungan kerja ke BPM Kota Medan Senin (14/5). Drs.Mulyanda, selaku Kepala Kantor memimpin rombongan yang terdiri dari lima personil ini, mengatakan kunjungan mereka ke BPM Kota Medan adalah untuk berbagi informasi mengenai beberapa hal antara lain, strategi kerjasama yang dilakukan BPM Kota Medan dalam menjalin hubungan kerjasama dengan perusahaan-perusahaan, insentif penanaman modal serta beberapa bentuk pelayanan lainnya terhadap investor.
Lampung Timur merupakan kabupaten yang terbilang muda, berusia tigabelas tahun sejak dimekarkan. Kantor Penanaman Modal sendiri, Mulyanda menjelaskan, dibentuk berdasarkan PP No. 41 Tahun 2007 yang dulunya berada di Dinas Informasi dan Promosi. Daerah Lampung Timur terdiri dari pertanian dan pertambangan, antara lain pertambangan minyak dan batu. Sektor pertambangan menyumbang sekitar 50 milyar pada PAD Lampung Timur dari total 400 milyar yang dibagi berdasarkan saham ke kabupaten lain dan Provinsi sendiri. Kabupaten yang didiami lebih dari 900 ribu penduduk ini memliki potensi investasi di bidang industri pengolahan makan, seperti industri tapioka dan buah.
Tak jauh bedan dengan kendala yang dialami oleh instansi penanaman modal di daerah-daerah, KPM Lampung Timur juga menghadapi kendala perizinan investasi dan akses pengawasan ke proyek-proyek investasi yang beroperasi. Untuk mengatasinya, Kepala KPM Lampung Timur mengatakan, dilakukan pembuatan Ranperda Penanaman Modal sebagai landasan operasional ke depan. Sekretaris BPM, Drs. Mhd. Ismail yang mewakili Kepala Badan, menyambut hangat kunjungan tersebut. Dalam diskusi yang berlangsung sekitar dua jam tersebut, Sekretaris menjawab bahwa untuk menjalin kerjasama yang harmonis dengan dunias usaha, di Medan telah dibentuk Forum Bisnis Medan (FBM) pada tahun lalu. Lembaga ini diharapkan proaktif mengembangkan iklim usaha di Kota Medan. Antara lain melalui kegiatan-kegiatan pertemuan, business matching, seminar dan pameran, yang tujuannya adalah untuk memfasilitasi dan merangsang kegiatan usaha di Kota Medan. Untuk insentif penanaman modal sendiri sedang dalam proses legalisasi yang diperkirakan selesai pada tahun ini. Demikian juga dengan izin investasi yang akan dilaksanakan oleh Pemko Medan sesuai amanah Perpres 27 Tahun 2009. Rancangan SK dan Perda untuk itu diperkirakan selesai akhir tahun ini. Turut serta dalam delegasi tersebut, Kasi Promosi, I Ketut Suhandika, S.Sn, Kasubbag Umum, Purwanto serta beberapa orang staf. (berg)
|

| ISI BUKU TAMU | ||||||||||||||||||||||||
|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|---|
|
|
||||||||||||||||||||||||
|
|
|
|
|
|





Pengunjung hari ini : 6
Total pengunjung : 22566
Hits hari ini : 8
Total Hits : 109330
Pengunjung Online: 1